Bos BCA: Maaf untuk Nasabah yang Megap-Megap Kami Tutup Pintu

39

JAKARTA – Di masa pandemi sekarang ini, perbankan tentunya akan lebih berhati-hati dalam memberikan kredit kepada para debitur.

Namun, menurutnya saat ini bank harus memilih mana nasabah yang masih potensial dan melihat kondisi sektor bersangkutan, misalnya saja apakah bank akan mendukung industri pengolahan makanan atau industri kesehatan yang perlu kredit untuk membeli bahan baku.

Selain itu, dalam memberikan kredit perumahan, BCA juga menerapkan standar untuk mengetahui potensi nasabah, misalnya dari gaji, apakah perusahaan nasabah terdampak Covid-19 atau tidak, ataupun usaha yang dijalankan apakah masih bisa bertahan.

“Kami tidak mau kaya gitu, itu cari kesempatan dalam kesempitan. Kalau yang wajar-wajar, masih tetap,” katanya.

Jahja juga menyebutkan BCA bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) hingga saat ini tetap memproses penyaluran kredit untuk proyek infrastruktur pemerintah seperti jalan tol, pelabuhan, maupun bandara.

Namun, hal sebaliknya dilakukan ke industri manufaktur karena penerapan pembatasan sosial yang membuat sektor tersebut tidak berproduksi secara normal.

sumber : Bisnis.com

You might also like
close