Kisah Cinta Slamet pada Ibunya, Ngamen dan Kumpulkan Rp 20.000 Per Hari untuk Daftarkan Haji

53

KABAR.PETIR.CO – Seorang pria yatim di Desa Kerpangan, Kecamatan Lecet, Probolinggo bernama Slamet Effendy (30) memiliki impian berhaji bersama ibundanya.

Untuk mewujudkan mimpinya tersebut, Slamet berupaya mengumpulkan sedikit demi sedikit uang dari hasil mengamen.

Setelah 10 tahun, ia pun bisa mendaftarkan ibunya yang bernama Atmani berhaji.

Ngamen sejak pagi hingga malam, tabung Rp 20.000 per hari

Ilustrasi menabung

Bagi Slamet, untuk menginjakkan kaki ke Tanah Suci bersama ibundanya bukan hal mudah.

Ayahnya telah lama meninggal karena sakit. Sedangkan sehari-hari Slamet hanya mengandalkan uang dari hasil mengamen.

Akibat kondisi keuangan keluarganya yang terbatas, Slamet terpaksa harus putus sekolah sejak SD.

Slamet mengatakan, setiap hari dirinya mengamen dari pagi hingga malam demi mewujudkan impian berhaji dengan sang ibu.

Biasanya, Slamet berangkat mengamen dengan berjalan kaki pada saat Subuh dan kembali pukul 22.00 WIB.

Laman: 1 2 3

You might also like
close