Misteri Pengisap Darah Ternak di Tapanuli Utara Belum Terpecahkan

198

Misteri kematian ternak yang dihisap darahnya di Dusun Pargompulan, Desa Pohan Tonga, Kecamatan Siborongborong, Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut) belum terpecahkan. Tim yang melakukan perburuan belum menemukan koleksi yang mengeluarkan dan membantah darah hewan-hewan itu.

“Belum ada (ditemukan). Tadi malam bisa diburu, tapi tidak ada, ”kata Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, Selasa (23/6).

Pencarian masih dilakukan. Masyarakat bersama tim dari BBKSDA, dan TNI , polisi , aparat kecamatan dan desa terus melakukan perburuan sekaligus mencari petunjuk baru.

Beberapa CCTV dipasang di beberapa tempat yang diperkirakan akan didatangi pengumpulan pengisap darah itu. Kamera sampai sekarang.

Nikson juga mengimbau agar peternak di Desa Pohan Tonga membuat perangkap di dekat kandang. “Mereka kita harapkan terus waspada. Yang punya ternak dibuatkan yang bagus, dipasang jebakan di sana, ”imbaunya.

Lebih, menghabiskan hewan ternak milik warga Dusun Pargompulan mati dengan kondisi terluka dan kehilangan darah. Beberapa spekulasi muncul terkait kejadian misterius ini, termasuk yang ditolak mistis.

Kasus misteri ini terjadi di desa itu sejak dua pekan lalu. Hewan Ternak yang ditemukan mati mulai dari ayam, bebek, hingga babi. Selain terluka dan hilang darah, ada pula yang isi perutnya hilang. Di beberapa lokasi ditemukan jejak dan bekas cakaran yang masih misterius.

Pertanyaan yang dilakukan untuk mengungkap fakta ini. Selain mencari dan memasang CCTV, Nikson juga membuat sayembara. Dia dapat menerima hadiah uang Rp10 juta untuk siapa pun yang bisa memecahkan misteri ini.

sumber : merdeka.com

You might also like
close