Pelanggan 1.300 VA Tak Dapat Diskon? Menteri ESDM: Umumnya Punya AC

33

Di tengah pandemi Covid-19, pemerintah diminta untuk memberikan keringanan tarif listrik tak hanya bagi pelanggan rumah tangga daya rendah, melainkan juga bagi pelanggan 1.300 VA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan, subsidi dan diskon listrik hanya diberikan kepada pelanggan PLN kategori tak mampu.

“Jadi, memang yang diberikan oleh pemerintah hanya yang R.1/450 VA tidak mampu dan juga R.1 900 VA tidak mampu,” ujarnya dalam video conference, Senin (4/5).

Arifin menjelaskan, terdapat 38 golongan tarif tenaga listrik. Itu terdiri dari 25 golongan tarif bersubsidi dan 13 golongan tarif nonsubsidi.

Golongan R.I/450 VA mencapai sebanyak 23,9 juta pelanggan. Sedangkan golongan R.1/900 VA subsidi mencapai sebanyak 7,3 juta pelanggan.

Adapun jumlah pelanggan golongan R.1/900 VA nonsubsidi mencapai 22,7 juta pelanggan. Sementara itu, golongan R.1/1.300 VA mencapai sebanyak 11,6 juta pelanggan.

Selama masa pandemi ini, kata Arifin, pemerintah memberikan bantuan kepada kelompok masyarakat miskin dan rentan miskin. Pemerintah menggratiskan listrik bagi pelanggan subsidi R.1/450 VA, dan memberikan diskon 50 persen pelanggan subsidi R.1/900, selama tiga bulan.

“Pemakaian listrik rumah tangga miskin rata-rata 85,36 kWh per bulan, dengan harga jual PLN sebesar Rp 415 per kWh. Rumah tangga miskin ini mendapat subsidi sebesar Rp 1.052 per kWh, atau menerima secara rupiah sebesar Rp 89.799 per bulan,” jelasnya.

Menurutnya, dua golongan itu sudah mencakup 40 persen masyarakat berpenghasilan rendah. Sehingga, untuk pelanggan golongan R.1/900 VA mampu dan R.1/1.300 VA dianggap mampu dan tidak perlu diberi keringanan.

“Golongan rumah tangga ini umumnya memiliki banyak aset-aset yang bernilai, perangkat elektronik seperi televisi, kulkas dan juga AC,” katanya.

Laman: 1 2

You might also like
close